Syarat Ajukan KUR untuk UMKM di Bank Mandiri, BNI, dan BRI

COPYTRADE.BLOG – Syarat ajukan KUR untuk UMKM biasanya diatur dengan regulasi tiap bank yang menyediakannya. Di Indonesia, bank yang menyediakan KUR untuk UMKM ialah Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI.

Sebelum melaju pada syarat ajukan KUR, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu KUR. Kepanjangan dari KUR sendiri ialah Kredit Usaha Rakyat yang menyediakan program peminjaman dana bersubsidi dari pemerintah.

Biasanya, KUR dimanfaatkan oleh pengusaha, terutama bagi mereka yang bergerak dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Peminjaman bersubsidi ini nantinya akan memudahkan para pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman tanpa harus mengkhawatirkan suku bunga yang tinggi.

Jika Anda merupakan salah satu pelaku UMKM yang hendak meminjam uang, maka berikut adalah syarat untuk ajukan KUR untuk UMKM yang berlaku di Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Persyaratan yang diberikan tentunya harus dipenuhi agar pencairan dana peminjaman dapat dilakukan segera.

BACA JUGA: OJK Perpanjang Restrukturisasi Sektoral dan UMKM

Syarat Ajukan KUR untuk UMKM

Setiap bank, baik Mandiri, BNI, maupun BRI, ketiganya menerapkan kebijakan yang berbeda untuk pengajuan KUR. Untuk cara pengajuannya, Anda bisa melakukannya dengan berbagai cara, baik offline maupun online, tergantung layanan yang disediakan oleh pihak bank.

KUR Bank Mandiri

Syarat ajukan KUR untuk UMKM di Bank Mandiri

Bank Mandiri menyediakan KUR untuk UMKM dalam 4 jenis, yaitu KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Khusus. Perbedaannya tentu terletak pada nominal maksimum pinjaman mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 500 juta yang bisa diajukan namun dengan persyaratan yang sama.

Syarat ajukan KUR Mandiri untuk UMKM terdiri dari:

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Surat nikah atau akta cerai
  • Menunjukkan surat keterangan usaha
  • Menyediakan dokumen NPWP (bagi yang ingin mengajukan pinjaman di atas Rp 50 juta)
  • Menyetujui bunga 6% per tahun atau 0,2% per bulan dengan tenor 1 tahun hingga 5 tahun

Untuk mengajukan KUR Mandiri, Anda bisa menyiapkan persyaratan di atas dan langsung mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri terdekat.

Syarat Ajukan KUR Bank BNI

Syarat ajukan KUR BNI

Bank BNI menyediakan dua jenis KUR, yaitu KUR Super Mikro dan KUR Mikro dengan perbedaan yang terletak pada plafon maksimum pinjaman. Untuk jenis Super Mikro diberikan plafon mencapai Rp 10 juta sedangkan KUR Mikro menyediakan plafon maksimum Rp 50 juta.

Peminjaman untuk kedua jenis tersebut menuntuk pelaku usaha untuk memenuhi syarat ajukan KUR BNI untuk UMKM berikut ini:

1. Ajuan Pinjaman dari Perorangan atau Individu

  • WNI (Warga Negara Indonesia) atau TKI yang selesai bekerja dan terkena PHK serta memiliki usaha yang produktif dan layak
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan
  • Sedang tidak menerima kredit produktif atau KUR dari bank lain
  • Menyediakan dokumen berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, fotokopi surat nikah, fotokopi Surat Izin Usaha (SIU) atau Keterangan Kepemilikan Usaha (KKU) dari kelurahan di domisili setempat, serta menambahkan fotokopi dokumen jaminan dan dokumen NPWP bagi ajuan pinjaman di atas Rp 50 juta

2. Ajuan Pinjaman dari Badan Usaha

  • Menyediakan dokumen berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, fotokopi SIU atau KKU yang diterbitkan domisili setempat, serta fotokopi dokumen jaminan dan dokumen NPWP untuk pengajuan pinjaman di atas Rp 50 juta
  • Membayar biaya registrasi sebesar Rp 150.000
  • Menyetujui ketentuan denda 5% per tahun apabila menunggak dalam menyelesaikan cicilan

Jika seluruh syarat ajukan KUR BNI untuk UMKM di atas sudah terpenuhi, maka Anda bisa langsung mengajukan KUR dengan cara online maupun offline. Untuk layanan KUR online BNI, Anda bisa mengunjungi laman https://eform.bni.co.id sedangkan layanan offline tersedia di Bank BNI terdekat.

BACA JUGA: Cara Ajukan KUR Tanpa Agunan

KUR Bank BRI

Syarat ajukan KUR BRI

KUR untuk UMKM yang disediakan BRI terdiri dari dua jenis yang meliputi KUR Mikro dan KUR Kecil yang memiliki perbedaan dalam plafon maksimum dan tenornya. Plafon maksimum yang ditawarkan di KUR Mikro hanya mencapai Rp 50 juta saja, sedangkan KUR Kecil menyediakan plafon mulai dari Rp 50 hingga Rp 500 juta.

Selain itu, tenor yang ditawarkan KUR Kecil untuk Kredit Modal Kerja (KMK) juga lebih besar dibandingkan KUR Mikro. KUR Mikro hanya memberikan tenor 3 tahun untuk KMK dan KUR Kecil menyediakan tenor 1 tahun lebih lama (4 tahun) untuk KMK.

Berikut ini adalah syarat ajukan KUR BRI untuk UMKM:

1. KUR Mikro

  • Individu yang melakukan usaha produktif dan layak
  • Usaha sudah berjalan aktif minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima KUR dari bank lain
  • Menyiapkan dokumen persyaratan, di antaranya KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Izin Usaha
  • Siap menyelesaikan cicilan dengan bunga 6% per tahun dengan tenor 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja (KMK) dan 5 tahun untuk Kredit Investasi (KI)

2. KUR Kecil

  • Badan usaha yang memiliki usaha produktif dan layak
  • Tidak sedang menerima KUR dari bank lain
  • Usaha berjalan secara aktif minimal 6 bulan
  • Mengantongi surat izin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau surat izin usaha lainnya yang setara
  • Menyetujui untuk membayar cicilan dengan bunga efektif 6% per tahun dengan tenor 4 tahun untuk KMK dan 5 tahun untuk KI
  • Menyediakan agunan atau jaminan yang sesuai dengan ketentuan bank.

Jika syarat ajukan KUR BRI untuk UMKM di atas telah terpenuhi, maka Anda bisa langsung mengajukan pinjaman melalui laman https://kur.bri.co.id atau langsung mengunjungi Kantor Cabang BRI terdekat.

BACA JUGA: Butuh Dana Cepat? Berikut Rekomendasi Pinjaman Online Terpercaya Sudah Terdaftar OJK