Mengenal Social Trading, Platform Trading yang Cocok untuk Investor Pemula

Meskipun saat ini perekonomian dunia tengah lesu lantaran pandemi Covid-19 yang sudah menjangkiti lebih dari 1,6 juta penduduk seluruh dunia, Anda tidak boleh pesimis dalam berbisnis. Salah satu bisnis yang masih bertahan di saat pandemi virus corona ini adalah trading. Namun bukankah trading itu sulit? Tidak jika Anda memilih platform yang tepat untuk memulainya.

Sebelum lebih lanjut membahas soal platform trading, memahami trading lebih dulu adalah hal yang tepat. Sekadar informasi, trading adalah kegiatan jual beli instrumen investasi dalam waktu singkat yang terjadi di pasar ekuitas dan pasar berjangka. Lantaran berbeda dengan penanaman saham di perusahaan yang adalah investasi jangka panjang, trading jelas akan memberikan keuntungan lebih cepat.

Hanya saja supaya memperoleh keuntungan, trader (pelaku trading) haruslah cermat memilih instrumen investasi yang bakal diperdagangkan. Sama seperti seluruh bisnis di dunia ini, trading juga memiliki risiko tersendiri. Namun tak perlu cemas, karena trading sangatlah cocok bagi mereka dengan modal minim tapi punya banyak waktu luang.

Baca juga: Cara Copy Strategi Trader Profesional di ETORO

Dalam perkembangannya, ada cukup banyak instrumen investasi yang bisa dipilih saat trading seperti saham, forex (foreign exchange) alias valas (valuta asing), komoditi, berjangka dan opsi. Tak perlu keluar rumah, seluruh kegiatan trading bisa dilakukan secara online lewat smartphone. Termasuk yang benar-benar pemula sebagai trader? Maka platform social trading bisa jadi pilihan terbaik.

Apa itu Social Trading?

apa itu social trading
© intelligenthq

Di zaman yang serba internet seperti saat ini, rasa-rasanya setiap orang tentu memiliki akun media sosial. Lewat media sosial, Anda bisa berhubungan dengan orang lain, sahabat lama hingga saudara jauh yang mungkin berada di lain pula hingga lain benua. Nama-nama seperti Facebook, Twitter, Instagram adalah jejaring sosial populer yang total penggunanya sudah menembus miliaran orang di seluruh Bumi.

Prinsip media sosial itulah yang akhirnya mengilhami terbentuknya konsep social trading. Yap, social trading tak ubahnya seperti Twitter atau Facebook tapi hanya memuat seputar ide-ide trading saja. Sehingga di dalam social trading, akan ada para trader sukses dan profesional yang disebut sebagai signal provider, serta para pengikutnya (trader follower). Sehingga para trader bisa saling berbagai strategi soal trading dan memilih seseorang yang dianggap handal.

Lantaran social trading bertindak secara real-time, maka kegiatan trading sang signal provider bisa langsung diikuti oleh para trader follower. Tampak terdengar seperti konsep copy trading? Memang. Namun dalam perkembangannya, platform social trading saat ini tidak selalu terhubung atau disediakan oleh broker forex. Contohnya seperti TradingView yang mengizinkan para trader di seluruh dunia berbagi ide-ide trading.

Dengan konsep demikian, bisa disimpulkan kalau social trading sangat memudahkan trader pemula. Tanpa social trading, Anda haruslah belajar terlebih dulu mengenai serangkaian strategi trading seperti Analisis Teknik dan Analis Fundamental. Contohnya jika Anda hendak membeli saham, diperlukan pemahaman Analisis Fundamental terlebih dulu. Hal-hal seperti kinerja finansial perusahaan, jajaran Direksi hingga sejarah pembagian dividen tentu wajib Anda pertimbangkan sebelum membeli saham sebuah perusahaan.

Tampak merepotkan, bukan? Namun dengan adanya social trading, para trader pemula bisa duduk tenang dan menunggu pada trader profesional melakukan analisis dan memberikan informasi. Jauh lebih menyenangkan, tak heran kalau social trading memang menawarkan aneka manfaat yang layak untuk Anda pertimbangkan.

Sederet Manfaat Bergabung di Social Trading

manfaat social trading
©TopBrokers.Trade

Salah satu pertimbangan utama para trader yang bergabung di platform social trading adalah apakah benar memperoleh keuntungan. Anda tak perlu cemas karena kendati memang trading itu memiliki risiko tersendiri. Karena jejaring social trading sudah dilengkapi fitur-fitur canggih yang memungkinkan para follower mengikuti strategi provider yang konsisten dan menguntungkan.

Namun kalau memang Anda masih cukup khawatir, social trading juga memberikan fitur seperti platform lain bagi pemula yaitu adanya akun demo. Lewat akun demo, trader pemula bisa bebas memilih signal provider yang dianggap paling terampil dan menguntungkan. Masih bimbang? Berikut ini kami ulas beberapa alasan sekaligus manfaat bergabung di social trading yang bisa meyakinkan Anda:

Baca juga: Rekomendasi 5 Broker Terbaik untuk Investasi

  1. Akses Mudah: Kemajuan teknologi juga memberikan pengaruh signifikan di dunia perdagangan investasi. Mengambil konsep mirip media sosial, social trading jelas sangat mudah dipahami oleh siapapun termasuk yang belum pernah menjadi trader. Tinggal mengikuti seorang investor sukses, mengamati ide-ide investasi dan mengikuti strategi investasi mereka saat itu juga
  2. Tak Perlu Ribet Belajar: Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, social trading mengurangi kewajiban belajar mendalam bagi pemula perihal dunia trading. Anda tinggal melihat dan mengikuti aktivitas sang trader profeisonal, lalu kemudian tinggal menyalin langkah tradingnya dan memperoleh penghasilan
  3. Adanya Akun Demo: Hampir seluruh platform social trading memberikan fitur akun demo. Sehingga Anda yang merupakan trader pemula, bisa merasakan simulasi perdagangan nyata social trading tanpa harus khawatir risiko
  4. Menghilangkan Kecemasan: Saat memasuki dunia trading, siapapun tentu bakal cemas dan itu wajar. Namun ketika bergabung di social trading, Anda akan melihat berbagai strategi trading para investor profesional. Di saat sudah menyalin strategi sang provider, Anda tentu belajar membuat keputusan sendiri dari berbagai aspek pasar sehingga kepercayaan diri bakal meningkat
  5. Diversifikasi Investasi: Seperti yang disebutkan oleh Warren Buffett, jangan alokasikan dana pada satu jenis instrumen investasi. Hal itulah yang ditawarkan oleh social trading, di mana trader memiliki banyak akses ke instrumen-instrumen lainnya di pasar ekuitas dan pasar berjangka. Dengan begitu peluang kerugian bakal terpecah sementara keuntungan makin beragam
  6. Peluang Tambahan Penghasilan: Bagi Anda yang adalah trader profesional, bergabung di social trading artinya juga memperoleh penghasilan tambahan. Kok bisa? Karena ketika strategi investasi Anda disalin oleh follower, akan ada perhitungan komisi tersendiri

Seperti inilah Cara Melakukan Social Trading

cara melakukan social trading
© techinasia

Dari penjelasan sederet manfaat social trading, bisa disimpulkan bahwa platform ini memang sangat penting dan menguntungkan pemula. Anda yang sama sekali buta pasar berjangka tak perlu cemas saat memulai perdagangan, karena bisa menyimal sinyal sekaligus analisa dari para trader berpengalaman, sehingga kemampuan trading meningkat.

Supaya bisa melakukan perdagangan di platform social trading, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan, seperti:

  1. Anda harus bergabung dan membuat akun terlebih dulu supaya. Sekadar informasi, ada banyak sekali platform social trading di Indonesia seperti eToro, ZuluTrade, SocialTradingGuru dan Naga Markets. Supaya bisa memilih platform terbaik, pertimbangkan mengenai berbagai fitur dan akses yang disediakan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan diri sendiri atau tidak
  2. Temukan trader profesional yang mencatat keuntungan konsisten untuk diikuti. Tenang saja, mayoritas platform social trading memiliki tools pencarian signal provider berdasarkan profit yang diperoleh, tingkat kesuksesan, nominal pip hingga penghasilan investasi. Bahkan ada juga platform yang sudah menyediakan simulasi profit yang bakal diperoleh jika mengikuti trader tertentu, sehingga Anda bisa memilih signal provider sesuai keinginan
  3. Jika sudah memilih signal provider tertentu yang dianggap paling menguntungkan, maka Anda bisa mulai menentukan alokasi modal yang bakal dipakai. Gunakan dana trading itu secara bijak sembari menyalin langkah trading sang provider
  4. Terakhir, Anda tinggal duduk santai dan menanti perkembangan akun secara berkala. Dalam prosesnya, Anda bisa memilih provider baru atau berhenti menyalin strategi trading dan menggantinya. Semua bebas Anda lakukan sesuai dengan perhitungan masing-masing

Salah satu platform social trading yang ramah untuk trader pemula adalah SocialTradingGuru. Di mana mereka juga menyediakan sederet tips berinvestasi di pasar berjangka dan pasar ekuitas, hingga bagaimana mengatur keuangan dan mengatasi risiko. Di dalam SocialTradingGuru, Anda bisa menemukan kolom khusus trader-trader yang wajib diikuti sehingga tak perlu bingung memilih.

Baca juga: Tutorial Lengkap Beli Saham dan Produk ETF Lewat eToro

Potensi Keuntungan Saat Mengikuti Top Trader

Sebagai kegiatan investasi jangka pendek, trading tentunya harus dilakukan dengan pertimbangan keuntungan yang paling besar. Beruntung dalam social trading, Anda bisa mewujudkannya jika mengikuti para top trader. Memang berapa besar sih keuntungan yang bakal diperoleh jika jadi follower top trader? Berikut akan kami ulas dengan contoh ZuluTrade, salah satu social trading paling populer dan teratas di Indonesia.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ZuluTrade juga menyediakan simulasi perhitungan mengenai berapa besar penghasilan yang bakal diperoleh saat mengikuti trader tertentu. Untuk simulasi kali ini, kami akan menghitung dengan modal yang relatif kecil yakni US$1.000 (sekitar Rp15,7 juta) selama tiga bulan perdagangan.

Supaya simulasi ini berjalan tepat dan nyata, trader yang dipilih haruslah benar-benar melakukan perdagangan dengan uang asli, bukannya akun demo. Kenapa harus sangat teliti? Karena trader yang langsung menggunakan uang asli saat trading, akan jauh lebih berhati-hati dibandingkan mereka yang masih memakai uang virtual.

Untuk pengujian kali ini mengambil jadwal 27 September 2017 – 15 Desember 2017. Tiga trader teratas pada periode itu di ZuluTrade adalah Bandarede, Rubenwaves dan Alexkl Fast News. Dari upaya menyalin strategi trading mereka bertiga, follower bisa memperoleh keuntungan hingga US$498 (sekitar Rp7,8 juta) selama tiga bulan. Jika dibandingkan modal awal, maka Anda memperoleh return sebesar 49,8% dari 221 trading. Menguntungkan, bukan?

Masih penasaran? Kami melakukan simulasi kembali dengan trader yang sama selama setahun penuh. Berapa hasilnya? Peluang return investasinya mencapai 157,3%! Sehingga jika Anda memasan modal awal US$1.000, maka penghasilan di akhir periode ialah US$15.730 (sekitar Rp241 juta) dalam 923 trading.

Tentu saja lewat simulasi di atas, membuktikan jika social trading adalah pilihan trading terbaik di masa kini. Bahkan jika dibandingkan metode investasi tradisional lainnya, margin yang ditawarkan social trading jauh lebih besar.

Namun meskipun tampak menguntungkan, Anda tetap haruslah bijaksana. Sekadar catatan, tidak semua top trader akan memberikan jaminan untung besar, sehingga ada baiknya kalau Anda meluangkan waktu untuk menganalisis dan kemudian menyalin langkah trading para provider. Ada banyak faktor yang mempengaruhi trading seperti berapa modal yang Anda miliki, presentase risiko yang bisa Anda terima hingga jumlah return yang diharapkan.

Kalau Anda adalah jenis investor yang agresif, Anda bisa langsung menyalin langkah trading dari trader yang menawarkan return terbesar. Tapi tahan, return besar selalu diikuti oleh risiko dan drawdown yang jauh lebih besar. Siap untuk melakukan itu? Maka bergabunglah di social trading sekarang juga!