Menabung atau Investasi Kira-Kira Lebih Baik Mana?

COPYTRADE.BLOG – Menabung atau investasi kerap menjadi hal yang membuat kita dilema. Untuk memilih di antara keduanya, maka perlu menentukan tujuan jangka pendek atau jangka panjang terlebih dahulu.

Menabung atau investasi merupakan kata yang sangat umum dalam konteks finansial atau keuangan. Para ahli mengatakan bahwa seseorang perlu menerapkan salah satu metode untuk mengamankan uang di masa depan.

Sebenarnya, antara menabung atau investasi merupakan dua kegiatan dengan tujuan yang berbeda. Namun, pada akhirnya keduanya menjadi jaminan keuangan di masa depan.

Meskipun sama-sama memiliki orientasi masa depan, kebanyakan orang masih sering kebingungan, antara memilih menabung atau investasi. Mana yang harus dipilih untuk mengamankan kondisi finansial kita? Mana yang memberikan keuntungan besar dalam jangka panjang?

BACA JUGA: Kapan Saat yang Tepat Untuk Investasi Properti

Menabung atau Investasi: Dilihat dari Segi Tujuan

Menabung atau investasi

Dua metode berbeda tersebut memiliki variasi dalam hasilnya, namun untuk membedakannya, bisa dengan cara berikut:

Penghematan

Untuk menyimpan uang, berarti menahannya beberapa waktu dan bisa disimpan dalam bank, brankas, atau dompet, dan membuat uang dapat tersedia kapan saja.

Dalam konteks jangka pendek, jika Anda ingin membeli sesuatu di akhir tahun, misalnya, maka Anda mungkin menabung untuk barang tersebut. Para ahli menyarankan cash cushion untuk melindungi diri dari pengeluaran darurat yang setara 3 hingga 6 bulan pengeluaran.

Berinvestasi

Untuk menumbuhkan uang, Anda bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi melalui saham, deposito berjangka, dan bahkan real estat. Investasi lebih cocok untuk tujuan jangka panjang, seperti untuk kebutuhan sekolah, kuliah, dana pension dan lain-lain.

Menabung atau investasi sangat tergantung pada tujuan jangka pendek atau jangka panjang masing-masing orang. Tetapi, berikut adalah penjelasan untuk mempertimbangkan di antara keduanya

Resiko Menyimpan Uang

Menabung

Faktor inflasi dapat mengikis nilai uang Anda sehingga dari waktu ke waktu nominal uang tidak bisa membeli barang yang sesuai dengan keinginan Anda di awal. Meskipun Anda menyimpannya di bank, maka justru bank yang akan mendapatkan keuntungan.

BACA JUGA: Perhatikan Tips Investasi Saham Bagi Pemula Berikut

Bank akan menggunakan uang Anda untuk meminjamkan anggota lain dengan bunga 12% dan Anda hanya mendapatkannya 2-4% tiap tahunnya. Bank justru menghasilkan uang dari uang yang Anda simpan di sana.

Beralih ke Pendapatan Pasif

Investasi

Peluang investasi kini semakin terbuka dengan saham dan obligasi, deposito berjangka, atau crypto yang bisa dicoba. Jika terlalu rumit, sekarang sudah banyak aplikasi investasi yang mudah dengan modal yang tidak terlalu besar nominalnya.

Dengan investasi, Anda akan bisa mendapatkan pendapatan pasif yang tidak membuat Anda mengeluarkan terlalu banyak tenaga untuk mendapatkan penghasilan.

Jika meninjau antara menabung atau investasi, maka keduanya sebenarnya tergantung pada tujuannya. Menabung lebih disarankan untuk tujuan jangka pendek agar nilai barangnya tidak naik di kemudian hari. Namun, untuk dapat menumbuhkan yang dimiliki, maka investasi merupakan pilihan yang tepat.

Jadi, mana yang akan Anda pilih? Menabung atau berinvestasi?