Simak, Kapan Waktu Terbaik Untuk Forex?

Waktu Terbaik Trading Forex

Banyak yang bertanya kapan waktu terbaik untuk trading forex dan jawabannya adalah relatif tergantung di pasar mana kamu bermain. Kita tahu bahwa pasar forex selalu berjalan dalam 24 jam tanpa henti karena ada tiga sesi perdagangan utama yang berlainan tempat dan waktu yaitu sesi Tokyo (Asia), sesi London (Eropa), dan sesi New York (Amerika).

Ketiga sesi tersebut mempunyai jam operasional yang berbeda karena mempunyai zona waktu yang berbeda, sehingga pasar akan selalu terbuka untuk para trader. Waktu terbaik biasanya tergantung kecenderungan para trader lebih menyukai mata uang yang mana, apakah Yen, Euro, atau Dollar.

Kita harus tahu bahwa pasar forex 24 jam tidak setiap saat selalu ramai. Ada hari dan jam-jam dimana aktivitas perdagangan ramai. Dan ada pula waktu dan jam dimana perdagangan sepi walau pasar tetap buka. Semakin ramai pasar forex, semakin ramai juga transaksi yang terjadi disana.

Maka semakin besar pula peluang untuk kita mendapatkan keuntungan. Namun bukan berarti pasar sepi kita tidak dapat meraih keuntungan, hanya saja kesempatan keuntungan yang kita dapatkan kecil.

Baca juga: Menaklukan Pergerakan Pasar Dengan Indikator Volatilitas

Copytrade.blog merangkum dari berbagai laman dan pendapat para trader mengenai beberapa waktu yang menurut mereka baik untuk melakukan aktifitas trading. Ini tidak seratus persen tepat, tapi bisa menjadi rujukan bagi kawan trader sekalian.

  • Hari rabu, kamis dan jum’at adalah waktu dimana pasar paling ramai dan sibuk.
  • Sesi Eropa adalah waktu paling sibuk dan ramai.
  • Saat Overlapping memberikan volatilitas dan likuiditas yang tinggi, ini adalah kesempatan anda untuk meraih keuntungan dalam waktu yang singkat.
  • Pada pertengahan minggu (Rabu,Kamis,Jum’at) Dimana pergerakan hari pip sedang pada nilai tertinggi.

Selain waktu terbaik, kami juga merangkum beberapa waktu yang tidak cocok untuk forex trading, yaitu :

  • Bagi Anda yang tipe agresif, pasar Asia menjadi kurang mengasyikan karena volatilitas dan likuiditasnya rendah.
  • Pada hari sabtu, dimana pasar akan segera tutup (setelah sesi siang pasar Amerika).
  • Saat-saat dimana terjadi Event paenting Dunia (Piala Dunia, Olimpiade dan lain-lain) bisa saja membuat pasar menjadi sepi, karena perhatian trader beralih.
  • Saat jam tidur atau waktu istirahat. Pertimbangkan hal ini agar Anda tidak dibutakan terus-menerus dengan trading.

Diatas juga disebutkan bahwa ada tiga sesi utama dalam perdagangan forex yaitu sesi Tokyo, sesi London, dan sesi Amerika. Masing – masing sesi tersebut mempunyai karakter masing-masing yang harus diketahui oleh para trader sehingga bisa menentukan strategi dalam melakukan trading.

Sesi Tokyo

Pasar Tokyo atau yang sering disebut sebagai pasar Asia, mengambil porsi perdagangan sekitar 21% dari total transaksi dalam kurun waktu satu hari kedepan dengan mata uang Yen sebagai mata uang yang sering diperdagangkan.

Shibuya

Selain Jepang, negara-negara yang memiliki kekuatan ekonomi kedua seperti Hongkong, Singapura, Australia, Korsel juga aktif melakukan transaksi pada sesi pasar Asia. Bersama China, Jepang adalah negara Eksportir sehingga selain bank sentral Jepang, China, para pengusaha komersial (ekspor/impor) juga turut aktif dalam perdagangan mata uang di sesi Asia.

Pada saat-saat tertentu, Likuiditas bisa sangatlah kecil/lamban, Hal ini terlihat dari pergerakan harga pada sesi Asia mendatar/tidak bergerak naik/turun secara continue. Biasanya terdapat pada mata uang EUR/USD dan GBP/USD.
Sebagian besar pergerakan harga terjadi di awal-awal pembukaan pasar, hal itu dikarenakan banyak berita fundamental yang dirilis pada awal pembukaan sesi pasar Asia. (sekitar pukul 07.00 – 11.00 WIB)

Pasar Tokyo sedikit banyak juga akan memberikan dampak efek pada pasar-pasar yang akan dibuka selanjutnya, karena para trader di Eropa dan Amerika akan melihat apa yang terjadi selama di pasar Asia. Misalnya menarik garis Support dan Resistance, pola-pola candlestick yang sudah terbentuk dan reaksi harga terhadap level pivot point.

Pair yang sangat diminati pada sesi Asia adalah JPY dan AUD. Juga CNY mata uang China, karena saat ini China sudah berkembang menjadi salah satu negara besar, maka jika ada berita yang dirilis dari negara China, akan memberikan efek pengaruh pada mata uang JPY , USD dan AUD walau terkadang kita tidak tahu efeknya besar atau kecil.

Sesi Eropa

Pasar Eropa sedikitnya mengambil porsi sekita 36% dari total perdagangan global. Pasar Eropa adalah pasar yang dianggap sangat ramai dan memiliki volatile yang sangat tinggi, karena pada sesi ini Bank-bank di kawasan Eropa serta trader-trader dunia sudah memulai kegiatan transaksi .

Euro Eropa

Sebuah fakta menyebutkan, Eropa, khususnya London, sudah menjadi pusat keuangan dunia sejak era Revolusi Industri. London mendominasi perdagangan dengan prosentase mencapai 31%, sedangkan sisanya 5% digelar di Jerman. Sesi Eropa ini merupakan waktu dan jam trading forex paling ramai, ketika ribuan pengusaha kelas kakap internasional melakukan transaksi antara satu sama lain.

Salah satu ciri-ciri karakter Pasar Eropa adalah saat Sesi London berlangsung ramai dengan perdagangan forex, likuiditas menjadi sangat tinggi dan spread menjadi lebih kecil. Kisaran (range) pergerakan harga menjadi sangat tinggi (volatile).
Tren yang sering terjadi dalam sesi ini akan terus berlanjut hingga awal sesi New York (Amerika).

Saat siang hari waktu Eropa, volatilitas akan menurun seiring jam istirahat makan siang serta menunggu sesi Amerika dibuka. Dirilisnya beberapa berita penting di zona Euro sangat mempengaruhi pergerakan harga.

Pada saat Sesi Eropa berputar, semua pasangan mata uang menjadi sangat menarik untuk diperdagangkan. Hal itu dipengaruhi oleh ramainya pasar forex. Namun, pergerakan paling menguntungkan tentu pada major pair, yaitu EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF. Cross pair seperti EUR/JPY dan GBP/JPY juga cukup menarik untuk disimak, karena pergerakannya cukup besar.

Sesi Amerika

Pasar New york mengambil bagian sedikitnya 19% dari total perdagangan mata uang di seluruh dunia. New York adalah pusat perdagangan dan bisnis di Amerika. Seperti yang kita ketahui bahwa USD adalah mata uang dunia dan hampir 90% perdagangan selalu melibatkan mata uang USD Amerika ini.

Dollar Amerika

Likuiditas yang tinggi selama pagi hari (awal perdagangan), karena overlapping dengan sesi eropa. Saat Berita-berita ekonomi penting US dirilis akan memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menggerakan harga dipasar. 90% perdagangan di dunia melibatkan Dollar amerika.

Setelah sesi pasar Eropa tutup, maka Likuiditas dan volatilitas cenderung menurun. Pada hari Jum’at waktu Amerika, perdagangan menurun drastis karena trader-trader Asia dan eropa sudah berhenti trading untuk menikmati akhir pekan mereka.

Beberapa pembalikan arah trend juga mungkin sering terjadi pada periode waktu setelah sesi Amerika.
Beberapa trader tidak mau membiarkan posisi terbuka untuk menghindari hal-hal atau berita yang mungkin terjadi di akhir pekan.

Baca juga: Meraih Momentum Profit Dengan Indikator Oscillator

Seperti di pasar eropa, semua pasangan pair sangat menarik di tradingkan pada sesi Amerika. Hanya saja anda harus memberikan perhatian Ekstra pada saat dimana berita penting akan dirilis, karena Dollar akan bergerak secara liar bahkan melompat-lompat.

Scroll to Top