Pahami! Berikut Istilah Dasar Trading Forex

Hampir semua jenis investasi berbasis internet pasti menggunakan istilah dalam bahasa inggris karena dia digunakan oleh orang dari semua negara dan bahasa inggris merupakan bahasa internasional.

Begitu pula forex, dia mempunyai istilah dasar dalam bahasa inggris agar bisa dipahami oleh semua orang dari negara manapun.

Oleh karena itu untuk para trader pemula juga harus tahu dan belajar sedikit – sedikit tentang bahasa inggris. Khususnya istilah yang dipakai dalam trading forex.

Yuk kita belajar satu persatu istilah dengan bahasa inggris yang sering digunakan dalam trading forex.

1. Currency Pair

Currency Pair

Pasangan mata uang. Dalam dunia forex, mata uang selalu diperdagangkan dengan berpasangan seperti EUR/USD, USD/JPY. Mata uang yang disebut pertama adalah mata uang dasar, yang disebut kedua adalah mata uang kutipan. 

2. Exchange Rate                                               

Kurs atau nilai tukar mata uang, yaitu angka yang harus dikeluarkan untuk menukar satu mata uang dengan mata uang lainnya. Jika kamu melihat tulisan EUR/USD = 1.455 artinya nilai1 Euro (mata uang dasar) jika ditukar ke USD akan bernilai 1.455.

3. Quote

Quote adalah nilai dari currency pair. Contohnya quote pada pair GBP/USD adalah 1.299, artinya 1.299 USD senilai dengan 1 GBP. Angka yang muncul pada quote angka dari mata uang kutipan.

4. Pips

Pips adalah satuan perubahan harga terkecil dalam Forex Trading yang umumnya dihitung berdasarkan empat angka di belakang koma. Misalnya kalau pasangan mata uang EUR/USD turun dari 1.0830 menjadi 1.0825, berarti ada penurunan sebanyak 5 pips.

Khusus untuk pasangan-pasangan mata uang cross Yen seperti USD/JPY, EUR/JPY, GBP/JPY, dan lain-lain; pips dihitung berdasarkan dua angka di belakang koma.

Dalam platform (software) yang digunakan untuk Forex Trading, biasanya sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk mengonversi nilai pips setiap keuntungan atau kerugian menjadi Dolar AS atau mata uang dasar lain dalam akun trader, sesuai dengan kurs terkini.

5. Ask Price

Harga Ask adalah harga dimana orang-orang siap menjual suatu pair mata uang, atau dengan kata lain, pada harga mana kita akan membeli (buy) suatu pair mata uang. Posisi Ask selalu lebih tinggi dari kuotasi harga maupun harga Bid.

6. Bid Price

Bid menjadi harga dimana orang-orang siap membeli suatu pair mata uang di pasar forex, atau dengan kata lain, pada harga mana kita akan menjual (sell) suatu pair. Harga Bid selalu lebih rendah dari kuotasi harga maupun harga Ask.

Bid dan Ask akan muncul dalam bentuk pasangan juga, contohnya pada pair EUR/USD 1.1328/1.1332, maka harga Bid adalah 1.1328 dan harga Ask adalah 1.1332. Selisih diantara Bid dan Ask disebut Spread, dan ini merupakan bagian dari biaya jasa yang dikutip broker forex karena telah menyediakan fasilitas trading.

7. Spread

Spread

Spread adalah perbedaan atau selisih antara harga beli (Buy) dan harga jual (Sell) suatu pasangan mata uang. Umpama harga beli suatu pasangan mata uang adalah 1.3564, sedangkan harga Ask-nya 1.3562, berarti Spread-nya adalah (1.3564-1.3562) = 0.0002, atau sebesar 2 pips.

Spread merupakan salah satu sumber pendapatan bagi broker, sekaligus biaya trading yang harus ditanggung oleh trader. Oleh karenanya, trader forex akan mencari broker yang menawarkan Spread serendah mungkin.

Dalam Forex Trading, dikenal dua jenis Spread, yaitu Floating Spread dan Fixed Spread. Floating Spread akan terus berubah-ubah dari waktu ke waktu, sedangkan Fixed Spread akan selalu tetap.

Ada pula broker yang menawarkan spread sebesar nol (0), sehingga harga beli dan harga jual suatu pasangan mata uang akan sama. Namun, broker yang menyediakan spread nol seperti ini biasanya akan memindahkan beban biaya ke komponen lain yang tetap harus dibayar trader, misalnya komisi per lot.

8. Lot

Lot adalah ukuran (volume) perdagangan terkecil yang dapat diperdagangkan oleh seorang trader. Dalam Forex Trading, ada empat jenis lot:

Lot Standar (1): 100,000 USD

Lot Mini (0.1): 10,000 USD

Lot Mikro (0.01): 1,000 USD

Lot Nano (0.001): 100 USD

Apabila seorang trader menggunakan akun trading dengan lot mikro, artinya setiap transaksi minimal memuat nilai 1,000 USD. Namun, Anda tak perlu khawatir kekurangan dana, karena dalam Forex Trading juga tersedia fasilitas leverage.

9. Leverage

Leverage secara bahasa berarti “daya ungkit”. Dalam dunia forex, leverage merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan dan bebas bunga yang diberikan oleh broker forex pada trader untuk memperbesar daya beli modal dalam proporsi tertentu.

Leverage biasanya dinyatakan dalam perbandingan tertentu, seperti 1:20, 1:50, 1:100, 1:1000, dan seterusnya. Misalnya Anda memiliki modal sebesar 200 Dolar AS dan menggunakan akun trading dengan fasilitas leverage 1:1000, berarti Anda akan bisa trading seolah-olah memiliki dana sebesar 200.000 Dolar AS.

Semakin besar leverage, berarti makin rendah pula jumlah uang yang perlu Anda sediakan sebagai modal trading awal. Namun, leverage yang terlalu besar akan membuat Anda butuh waktu lebih lama pula untuk mengumpulkan keuntungan, karena profit dan loss akan membesar atau mengecil secara proporsional dengan besar leverage yang digunakan.

10. Margin

Margin

Margin adalah uang dalam jumlah tertentu yang harus disediakan oleh trader sebagai jaminan agar bisa melakukan Forex Trading dan menggunakan fasilitas leverage yang disediakan oleh broker. Margin dinyatakan dalam persentase yang berkebalikan dari leverage. Umpamanya:

Leverage 1:1, berarti margin 100% karena dana yang dapat ditransaksikan oleh trader akan sama besarnya dengan modal yang telah disiapkan.

Leverage 1:100, berarti margin 1% karena trader harus menyediakan modal minimal sebesar 1% dari nilai dana yang bisa ditransaksikan.

Leverage 1:200, berarti margin 0.5% karena trader harus menyediakan modal minimal sebesar 0.5% dari nilai dana yang bisa ditransaksikan.

11. Order

Order adalah instruksi yang menjelaskan bagaimana cara kita akan “memesan” Buy atau Sell pada software trading. Dalam Forex Trading, dikenal beberapa jenis order, antara lain:

Market Order (Instant Execution): order Buy/Sell paling sederhana yang artinya memesan pada harga yang berlaku di pasar saat ini.

Pending Order: order Buy/Sell pada level harga yang berbeda dengan posisi harga saat ini, bisa lebih tinggi atau lebih rendah.

Stop Order: order untuk menutup posisi trading yang sedang terbuka.

One-Cancels-the-Other (OCO) Order: Instruksi untuk menempatkan dua order dengan harga berbeda di atas dan di bawah harga saat ini. Saat salah satunya dieksekusi, maka yang lainnya batal secara otomatis.

Selain itu, masih banyak lagi jenis order lainnya, tetapi belum tentu disediakan lengkap oleh setiap broker. Umumnya, platform trading standar hanya memfasilitas Market Order, Pending Order, dan Stop Order.

11 istilah dasar diatas akan membantu kamu dalam mempelajari trading forex, dengan kamu memahami arti dari istilah tersebut maka kamu akan tahu langkah apa yang akan kamu tentukan ketika menghadapi sebuah situasi. Sabar, telaten, dan ulet adalah kunci dari belajar trading forex, semoga sukses!

Baca juga: Ini Dia, 4 Broker Forex Terbaik di Dunia (Rekomendasi 2020)