Cara Membangun Rumah Murah

COPYTRADE – Setiap keluarga pasti membutuhkan rumah. Membangun rumah memang harus dipersiapkan secara matang agar tidak terjadi pembengkakan biaya. Lalu bagaimana cara untuk membangun rumah murah namun tetap kokoh dan nyaman.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membangun rumah.

Pastikan anda menyiapkan dengan sempurna, agar progres pembangunan rumah bisa terealisasi sesuai rencana.

Hal yang paling banyak dipertimbangkan yakni anggaran. Semakin besar anggaran yang disediakan, memang akan semakin baik.

Namun bagaimana jika dana yang tersedia terbatas. Tentu harus mempersiapkan sebaik mungkin agar bisa membangun rumah murah.

Rumah murah bukan berarti jauh dari spek, namun membangun rumah murah juga tetap bisa memperhatikan spek standar agar tetap kokoh dan nyaman.

Berikut cara membangun rumah murah namun tetap kokoh dan nyaman.

Pastikan sudah punya tanah

Salah satu syarat utama membangun rumah, yakni anda sudah memiliki tanah. Maka cara utama membangun rumah murah adalah harus sudha memiliki tanah.

cara membangun rumah murah

Lalu bagaimana jika anda belum memiliki tanah. Maka carilah tanah di sekitar kota. Tanah di sekitar kota biasanya memiliki akses yang bagus.

Selain itu harganya juga masih murah, kisaran Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta per ubin (14 m2).

Jika tidak di lingkar kota, maka cari tanah di sekitar area kecamatan potensial.

Kecamatan potensial biasanya memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang bagus. Hal itu misalnya dekat dengan pasar, sekolah, rumah sakit hingga layanan publik.

Untuk membangun rumah yang sederhana , kita hanya perlu tanah seluas 10 ubin atau 140 m2.

Ukuran tersebut sudah bisa dibangun rumah dengan ukuran 36 m2 atau 54 m2. Rumah dengan dua atau 3 kamar tidur, satu kamar mandi ruang tamu dan dapur.

Buat Desain dan RAB

Jika sudah memiliki tanah, maka buatlah desain dan Rancangan Anggaran Belanja (RAB). RAB maupun desain tentu saling berkaitan.

Namun dari penyusunan RAB ini, anda sudah bisa mulai menyusun, pemilihan jenis material. Baik material alam maupun pabrikan, atau bahkan material produksi lokal.

Dalam membuat RAB anda bisa menentukan material yang dipilih. Misal untuk atap, bisa memilih genteng multiroof. Jenis genteng yang ringan awet sekaligus tahan lama.

Namun jika ingin awet maka bisa memilih genteng soka dan plat beton. Untuk jenis genteng ini akan lebih indah jika anda melakukan pngecatan setelah terpasang. Ingat pengecatan atap juga butuh biaya tambahan.

Lalu Rangka atap, anda bisa memilih baja ringan atau kayu. Baik baja ringan maupun kayu ada jenis grade dan kelas. Sesuaikan dengan kelas yang terjangkau namun tetap berkualitas.

Untuk Dinding, anda bisa memilih bata merah, atau bata habel. Bisa pula memilih batako, atau material pengganti lain yang sesuai standar keamanan dan estetika.

Kemudian untuk besi kolom, disarankan harus besi dengan ukuran yang memenuhi kaidah teknik. Sebab ini terkait dengan kekuatan struktur bangunan.

Jika besi kolom yang digunakan terlalu kecil maka bangunan kurang kokoh.

Untuk plafon, anda bisa memilih gypsum atau grc, atau bahkan eternit, bisa juga bahan lain yang tetap indah namun awet.

Di beberapa tempat ada yang menggunakan triplek namun masih sangat jarang.

Kemudian untuk lantai, anda bisa memilih keramik atau tegel. Jika harga keramik terlalu tinggi anda juga bisa memilih keramik bekas. Hanya saja keramik bekas ini bisa digunakan dengan alikasi estetika.

Misalnya keramik bekas ditata sedemikian rupa, sehingga membentuk pola dan gambar yang diinginkan. Nah ini akan membentuk corak tersendiri sehingga lantai terlihat indah.

Untuk kusen jendela dan pintu, anda bisa memilih kayu, aluminium atau PVC. Semua jenis memiliki keunggulan masing masing. Baik dari segi kekuatan maupun tampilan. Namun pastikan anda memiliki sesuai grade yang dibutuhkan.

Karena rumah juga harus mampu menerapkan fungsinya, maka buatlah saluran yang tepat. Mulai dari saluran buangan air, talang air, saluran pipa PDA, saluran Kabel Listrik dan Saluran buangan air kamar mandi dan toilet.

Dalam beberapa kasus, berbagai saluran tersebut tidak berfungsi maksimal. Bahkan ada yang sudah rusak karena material terlalu rendah, atau aplikasi pemasangan yang salah.

Misal pipa air ecah sehingga terjadi rembes. Atau saluran toilet tidak bekerja dengan baik, sehingga haru dilakukan pembongkaran ulang.

Atau ada pula terjadi konsglet listrik sehingga menyebabkan kerawanan kebakaran. Untuk menghindari hal tersebut, buatlah denah berbagai saluran tersebut.

Agar tidak terjadi kerusakan, atau memudahkan ketika hendak melakukan perbaikan atau up grade.

Hal lain yang perlu di pertimbangkan ketika membuat RAB untuk membuat rumah murah yakni, pilih handle pintu, jendela dan kran air yang sesuai.

Untuk membuat rumah murah tentu tidak butuh handle pintu yang harganya Rp 5 juta, tapi bisa dengan harga 250 ribu.

Begitu pula dengan kran air, kita tidak perlu memilih kran dengan harga Rp 500 ribu, namun bisa memilih harga Rp 100 ribu.

Setelah rumah berdiri kokoh, pilih pewarnaan yang sesuai. Jangan pilih cat yang terlalu murah. Cat yang terlalu murah biasanya akan nempel saat dipegang. Pilih cat yang memiliki warna terang, sekaligus memiliki fungsi mencegah jamur dan kebocoran. Pertimbangkan harga sesuai kebutuhan.

Agar tampilan rumah terlihat menarik dan segar, buatlah taman sederhana untuk menyejukkan suasana. Cukup dengan rumput gajar, beberapa jenis bunga dan pohon agar taman terlihat rapi dan serasi.

Pilih Tukang Profesional

Saat membangun rumah, biasanya kita terkendala oleh tukang. Dalam beberapa kasus, rumah sudah rusak sebelum dipakai oleh pemiliknya. Ini karena tukang yang mengerjakan tidak mengerti etika.

Misal menggunakan kamar mandi atau toilet sapai gagang rusak. Atau bahkan dipakai tanpa dibersihkan.

Dalam memilih tukang anda juga bisa mempertimbangkan model kerja harian atau borongan. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan.

Sistem borongan kadang tukang terburu –buru karena ingin cepat selesai dan mengerjakan proyek lain.

Namun dengan sistem harian, terkadang perilaku tukang kurang maksimal. Misal terlalu banyak istirahat disertai ngopi dan merokok.

Sebagai contoh, tukang mulai kerja pukul 08.00, kemudian jam 09.00 berhenti merokok dan ngopi, mulai lagi pukul 09.30- alu pukul 12.00 istirahat makan siang. Kemudian pukul 15.00 istirahat ngopi sore. Lalu pukul 04,00 atau 04,30 pulang.

Tentu penggunaan waktu tersebut kurang maksimal. Bahkan anda hanya akan boros membayar tenaga tanpa ada progres berarti.

Pilihlah tukang dengan mandor yang on time. Misal jam 08.00 pagi mulaim dan istirahat pukul 12.00. lalu mulai pukul 13.00 mulai dan pulang pukul 17.00 wib.

Dengan tambahan sedikit lembur banyak progres bisa tercapai, sehingga tidak boros waktu dan anggaran.

Pastikan lakukan pengawasan untuk melakukan pemasangan dengan benar, ukuran yang tepat dan finishing yang indah.

Lakukan Pengawasan

Dalam proses pengawasan kita bisa memberikan usul atau diskusi dengan terbuka. Naun jangan sampai mengucapkan kata kotor, membentak atau menghardik tukang. Sebab tukang juga manusia, hanya saja butuh diarahkan agar bisa bekerja dengan benar.

Dalam beberapa kasus, ada pula yang salah melakukan ukur luas kamar, atau bentuk ruangan tidak siku. Bahkan ada juga yang membuat saluran air lebih tinggi posisinya dari lantai atau talang.

Yang lebih membahayakan membuat tangga tetapi kolom tidak dikaitkan dengan struktur, sehingga menimbulkan kecelakaan kerja, karena tangga cor ambruk. Atau bahkan pemasangan kaca yang tidak memperhatikan keamanan, sehingga kaca pecah saat dipasang. Inni terjadi pada kaca pintu, kaca jendela ataupun kaca pada balkon.

Bahkan ada pula tukang yang dengan sengaja melebihkan penggunaan material, misal membuat adukan cukup dengan satu atau dua sak semen, tapi menggunakan tiga sak semen. Jika dibiarkan ini akan membuat pembangunan semakin boros.

Ada pula yang membuat pekerjaan sengaja salah agar bisa dilakukan pemasangan ulang atau bongkar ulang. Seperti, tembok kamar harus nya memiliki jendela, namun oleh tukang karena sengaja atau ketidak tahuannya tembok dibuat utuh dan penuh, sehingga tidak ada ruang untuk kusen jendela. Setelah ditegur baru ia akan melakukan bongkar ulang.

Kasus semacam ini, selain boros material, boros waktu dan borong biaya tenaga. Karena pengerjaan sia sia, harus membangun ulang namun tetap harus membayar harian tukang.

Maka dari itu ikuti setiap prosesnya, sehingga pemilik juga mengerti seluk beluk rumah. Apalagi rumah tersebut akan ditempati bersama keluarga. Jangan sampai rumah yang ditempati banyak kerusakan dan mall fungsi di sana sini. Ini membuat rumah tidak nyaman, tidak betah dan bikin emosi.

Pilih Waktu Tepat

Membangun rumah harus dilakukan di waktu yang tepat. Misal musim kemarau. Jangan sampai progres pembangunan tertunda karena terkendala hujan.

Atau hasil pekerjaan tidak maksimal karena susah kering.

Jika membangun di musim hujan, maka butuh peralatan tambahan, misal terpal besar untuk menutupi material. Atapun menutupi progres bangunan yang masih dalam pengerjaan.

Targetkan sesuai rencana

Membangun rumah murah yang sederhana, namun kokoh dan indah bisa selesai dalam waktu beberapa bulan. Namun jika dana anda belum mencukupi, maka anda bisa membangun secara bertahap.

Misal setelah membeli tanah, anda bisa bernafas terlbih dahulu. Kemudian membangun fondasi.

Setelah fondasi anda juga bisa rehat untuk mengumpulkan anggaran. Saat anda mulai melanjutkan dengan membangun dinding atau tembok, pastikan bisa langsung sampai atap.

Sebab dengan langsung sampai atap, bangunan anda bisa aman, tidak terkena hujan. Setelah itu, bisa menyusul melengkapi kusen pintu dan jendela. Lalu dilanjutkan lantai rumah.

Jika semua komponen sudah terpasang dengan lengkap, maka anda bisa segera menempati rumah anda. Jangan lupa untuk menggelar tasyakuran, sebagai tanda kebahagiaan, atau ucapan bersyukur anda sudah bisa memiliki rumah.

Rumah memang bukan hanya tempat tinggal, namun rumah adalah tempat dimana kita beristirahat, mendidik anak, dan mengarungi hari hari bersama keluarga.

Rumah bisa saja dibangun dengan material yang sama, namun suasana hangat rumah hanya bisa diisi dengan kebahagiaan penghuninya.

Dalam status sosial, rumah kadang menjadi penanda kesuksesa dan kelas sosial.

Namun diluar hal itu semua rumah tetap indah dan nyaman jika pemiliknya bahagia, sejahtera dan dapat mengarungi hari hari bersama keluarga. Selamat bagi anda yang sudah memiliki rumah.