Rekomendasi 5 Broker Terbaik untuk Investasi

Bagi Anda yang ingin menjadi seorang investor dan terjun ke dunia pasar keuangan, tentu wajib mempelajari banyak hal sesuai dengan instrumen investasi yang dipilih. Ya, menjadi seorang trader sukses bukanlah kisah satu malam karena ada berbagai hal yang harus dikuasai. Namun jika Anda adalah seseorang yang benar-benar pemula, ada baiknya untuk mempelajari hal mendasar seperti mengenali broker.

Secara mudahnya, broker merupakan perusahaan, agen, institusi atau pribadi-pribadi yang menjadi perantara perdagangan antara trader dengan jaringan pasar interbank tempat trading berlangsung. Karena itulah broker biasanya bekerjasama dengan beberapa penyedia likuiditas (bank dan lembaga keuangan) supaya menawarkan harga terbaik bagi trader.

Baca juga: Peluang Cryptocurrency Menjadi Mata Uang Digital Masa Depan Indonesia

Lantaran memiliki peran yang sangat penting, sudah seharusnya Anda cukup teliti dalam memilih broker. Apalagi kalau Anda fokus untuk melakukan trading di pasar internasional seperti Amerika Serikat (AS), sudah pasti harus memilih broker yang benar-benar terpercaya, profesional dan pastinya berpengalaman.

Apalagi jika melihat kondisi perekonomian global saat ini, sektor trading memang cukup limbung akibat pandemi Covid-19. Tercatat hingga Rabu (25/3) pagi ini, Covid-19 sudah menyebar di 189 negara dengan lebih dari 400 ribu korban positif. Hal ini jelas membuat investor harus lebih bijaksana dalam melakukan investasi termasuk memilih jasa broker supaya memperoleh pertimbangan terbaik.

Tips Pilih Broker Agar Untung Maksimal

Trading adalah dunia yang begitu luas dengan perputaran uang sangat menakjubkan. Melibatkan berbagai jenis instrumen, tentu tidak heran kalau biasanya didominasi oleh mereka yang memiliki uang besar. Bagi Anda para investor baru akan tampak cukup sulit bersaing, karena memang transaksi yang dilakukan masih dalam skala kecil dengan nominal terbatas.

Di sinilah kinerja broker begitu berperan karena mereka mengumpulkan dana dari para investor, supaya bisa memenuhi batasan nominal transaksi. Hanya saja lantaran layanan broker ini dddana dalam jumlah besar, ada saja oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan kesempatan. Supaya tidak merugi nantinya, berikut ini adalah sejumlah tips yang bisa Anda pertimbangkan saat memilih broker:

1. Perhatikan Status Regulasi

status regulasi broker
© CNBC

Sebetulnya dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997, tidak dikenal yang namanya broker. Perantara kegiatan investasi di pasar keuangan ini biasa disebut Pialang Berjangka Komoditi (PBK). Untuk bisa menjadi PBK legal di Taddddnah Air, haruslah memperoleh izin dari Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Jika PBK yang dipilih sudah mendapat izin dari Bappebti selaku regulator dalam bisnis trading Tanah Air, Anda tentu lebih tenang. Karena itulah tips pertama dalam memilih broker, cek izin mereka apakah legal atau tidak. Bahkan jika ingin makin yakin, pilihlah broker yang sudah jadi anggota bursa baik di BBJ (Bursa Berjangka Indonesia) atau ICDX (Indonesia Commodity and Derivatives Exchange), serta KBI (PT Kliring Berjangka Indonesia).

Bukan hanya di Tanah Air, broker-broker kredibel di luar negeri juga tunduk terhadap aturan regulator keuangan di negara mereka bernaung. Contohnya di Amerika Serikat, para broker legal sudah pasti terdaftar dalam CFTC (Commodity Futures Trading Commission) serta jadi anggota NFA (National Futures Association) dan FCM (Futures Commission Merchant).

Namun patut diingat, jangan serta-merta percaya pada informasi regulasi broker yang dipasang di website mereka. Ada baiknya trader mencari informasi terlebih dulu soal status pialang yang dipilih supaya tak menyesal. Kemudian pertimbangkan juga soal kejelasan identitas dari broker seperti kapan berdiri, alamat kantor pusat hingga nomor telepon agar makin membuktikan keasliannya.

2. Pertimbangan Fasilitas

fasilitas platform trading dari broker
© salmamarket

Broker yang profesional dan berpengalaman jelas memiliki banyak sekali fasilitas sehingga memang layak dipilih. Melalui berbagai fasilitas yang ditawarkan kepada trader, itu adalah bukti jika mereka broker yang terpercaya dan tidak mencari keuntungan semata.

Broker sudah seharusnya paham bahwa trader bisa berasal dari latar belakang dan kondisi keuangan apapun, sehingga berbagai kemudahan fasilitas tentu begitu menguntungkan. Beberapa fasilitas yang bisa jadi pertimbangan dalam memilih broker seperti:

Baca juga: Media Sosial, Aset Digital Namun Sering Dilupakan

  • Menetapkan spread (penghasilan broker) yang kecil kepada trader. Bahkan ada broker yang menawarkan spread mulai dari 0 Pips (Percentage of Points)
  • Leverage (bantuan yang disediakan broker agar trader bisa bertransaksi melebihi modal yang dimiliki) cukup dinamis dan bisa ditentukan oleh trader
  • Keberadaan platform trading yang profesional seperti dilengkapi analisa teknikal dan eksekusi order cepat
  • Adanya akun demo gratis supaya calon trader bisa berlatih transaksi dan menguji server broker

Kalau memang broker yang Anda pilih memiliki sejumlah fasilitas di atas, maka memang sangat layak untuk dipertimbangkan.

3. Adanya Layanan Pelanggan

Ciri khas utama broker yang benar-benar bertanggung jawab adalah menyediakan layanan pelanggan alias Customer Service (CS) komunikatif. Hal ini sangat penting karena ketika terjadi masalah dalam proses trading, trader bisa langsung menyampaikan keluhan mereka ke pihak CS. CS yang fast respon tentu bisa membuat klien semakin tenang dan tidak cemas.

Apalagi kalau layanan CS yang begitu tanggap ini bisa diakses lewat banyak hal seperti chatting online, email, telepon, WhatsApp, Telegram dan lain-lain, tentu jauh lebih sempurna. Anda tak perlu khawatir lagi jika terjadi kendala teknis dan bisa melakukan mengejar target transaksi.

4. Detail Biaya Jasa

biaya jasa broker
© didimax

Ada banyak sekali calon trader yang mudah terbuai dengan iming-iming biaya 0% dari broker. Tentu hal ini begitu menggiurkan tapi wajib dingat, bebas biaya belum tentu memberikan profit maksimal. Karena dalam dunia investasi, profit trading dihasilkan dari kombinasi banyak faktor termasuk besaran biaya ke broker. Karena itulah tips yang wajib dipahami adalah soal biaya-biaya yang perlu diketahui dan dihindari trader dari broker.

Pada dasarnya ada tiga jenis biaya yang ditawarkan broker di pasar keuangan seperti spread tetap, spread mengambang dan komisi berupa persentase atau nominal uang per volume trading. Dengan spread tetap, trader tidak perlu khawatir biaya bakal berubah akibat pergerakan harga di pasar tapi nominalnya lebih besar. Kemudian untuk spread mengambang, nominalnya lebih kecil tapi bisa berubah tergantung tingkat volatilitas pasar.

5. Informasi Akun Trading

Tips terakhir yang wajib diperhatikan saat hendak pilih broker adalah mengenai informasi akun trading yang bakal Anda gunakan. Ketahuilah, setiap broker mempunyai kebijakan dan kondisi yang berbeda-beda. Dalam mencari informasi akun trading, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan seperti besaran spread yang ditetapkan oleh broker, besaran deposit awal sampai proses penarikan dana tunai.

Anda bisa saja mendaftar ke broker yang sudah profesional dan terpercaya, tapi biasanya menawarkan besaran deposit awal cukup besar. Sehingga kalau kemampuan modal Anda terbatas, mungkin akan cukup sulit dan harus berpindah ke broker yang menetapkan deposit awal rendah. Kemudian juga wajib mengetahui bagaimana tata cara penarikan dana. Apakah bank dan mata uang yang digunakan broker, sehingga bisa jadi perhitungan berapa lama proses itu terjadi.

Kalau sudah memperhatikan kelima tips di atas, Anda tentu tak akan kesulitan dalam menentukan broker. Dengan broker yang sesuai kemampuan dan kebutuhan, kegiatan trading tentu akan bisa berlangsung lebih menyenangkan.

Inilah Rekomendasi 5 Broker yang Layak Dipilih

Sekalipun trader profesional, tentu akan sulit jika disuruh menjawab mengenai sosok broker terbaik. Kenapa begitu? Karena setiap broker jelas memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, dengan pelayanan yang berbeda. Namun semakin baik hubungan broker dengan penyedia likuiditas dan jangkauan makin luas, maka biaya tradingnya ditawarkan makin efektif.

Daripada bingung, berikut ini adalah lima rekomendasi broker terbaik yang bisa dipertimbangkan:

1. eToro

eToro
© inforexnews

Berdiri pada tahun 2007, eToro genap berusia 13 tahun pada 2020 ini. Dengan lebih dari 2,5 juta pengguna di ratusan negara, eToro bisa dibilang sebagai jaringan investasi terbesar di dunia. Perkembangan eToro yang cukup pesat ini bisa dibilang juga berkat campur tangan investor asal Tiongkok, Ping An.

Memiliki beberapa kantor terdaftar di Australia, Cyprus, Amerika Serikat, India dan benua Eropa, kredibilitas eToro memang tak bisa diragukan lagi. Keuntungan eToro adalah begitu mudah membuka akun dengan desain antarmuka platform yang sangat simple. Bahkan trader baru bisa memanfaatkan akun demo gratis untuk menguji diri dalam pasar bursa.

Baca juga: Cara Copy Strategi Trader Profesional di ETORO

Sekalipun Anda adalah seorang trader tanpa pengalaman, eToro bisa digunakan anti ribet. Untuk proses penyetoran deposit awal pun bisa menggunakan kartu kredit sehingga tak perlu ke bank atau ATM untuk transfer. Dengan berbagai kemudahan itulah, eToro sangat cocok bagi mereka yang ingin melakukan investasi ETF atau saham-saham besar di pasar Amerika Serikat secara teratur.

eToro memastikan diri sebagai broker yang menyediakan saham-saham populer dengan likuiditas baik, sehingga kalau Anda mencari saham-saham dari perusahaan kecil-menengah, akan cukup sulit. Beberapa saham perusahaan raksasa bisa ditemukan di Etoro seperti Xiaomi, Tencent dan Lenovo yang begitu digandrungi di bursa Hong Kong. Tak hanya itu, Anda juga dapat memadukan trading dengan aneka Indeks (DJ30, NASDAQ100, SPX500, dll), komoditas dan mata uang asing alias forex (foreign exchange).

Perbedaan utama eToro dibanding broker lain adalah seluruh produk yang diperdagangkan adalah CFD tak peduli apakah itu saham ETF, forex atau kontrak berjangka. Sehingga trader harus membayar dengan spread, bukannya menambah biaya trading. Besar spread ini berbeda antar produk. Khusus untuk trading saham, sama dengan ETF dalam kondisi sisi tunggal (satu pembelian atau satu penjualan) yakni 0,09%.

Tak ada biaya tambahan lain yang dibebankan asalkan Anda tak menggunakan leverage apapun. Hanya saja nominal biaya ini lebih besar dibandingkan beberapa broker yang tak menawarkan komisi. Lalu eToro juga memiliki fitur eksklusif yakni trading sosial. Lewat fitur ini, investor memiliki kemampuan untuk bebas melacak investor-investor populer di seluruh dunia sehingga bisa mempelajari langkah trading mereka.

Terakhir keunggulan yang membuat eToro sulit ditandingi broker lain adalah adanya fitur CopyTrading. Seperti namanya, fitur ini memungkinan trader menyalin portfolio investor lain mulai dari kinerja, manajemen risiko dan transaksi jual-beli di bursa dalam waktu dan harga yang sama.

2. Firstrade

Firstrade

Bagi Anda yang berminat melakukan investasi ETF (reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek), maka Firstrade bisa jadi pertimbangan. Sudah melayani para investor sejak tahun 1985, Firstrade Securities Inc menyediakan berbagai instrumen investasi dan perdagangannya, hanya melalui platform online baik aplikasi smartphone atau website.

Sejauh ini Firstrade adalah satu-satunya broker online yang menawarkan trading bebas komisi untuk semua investasi mulai saham, ETF dan reksa dana sejak tahun 2018. Hal inilah yang membuat banyak trader terpikat dengan Firstrade, terutama generasi muda. Untuk membuka akun di Firstrade tidaklah sulit karena semua prosesnya dilakukan online, sekalipun desain antarmuka platformnya bisa dibilang kurang informatif.

Lantaran seluruh pelayanannya dilakukan online, sehingga cukup sulit untuk mengakses kemampuan finansial Firstrade. Meskipun begitu melalui survei Barron, Firstrade berhasil menduduki posisi ke-11 dalam daftar broker internasional online tahun 2018 silam. Dengan ruang lingkup dan jangkauan global, Firstrade menyebutkan kalau seluruh trader yang bergabung akan memiliki asuransi terhadap dana mereka.

3. InteractiveBrokers

InteractiveBrokers

InteractiveBrokers (IB) adalah broker online terbesar di dunia yang bahkan saham mereka ada di NASDAQ, dengan kode IBKR. Telah terdaftar di badan regulator Amerika Serikat, legalitas IB memang tak perlu diragukan lagi lantaran memang pelayanannya bisa diandalkan dengan jaminan keamanan terbaik. Bahkan Bloomberg sampai menggunakan IB dalam berpetualang di pasar bursa.

Bukan cuma menyediakan saham-saham Amerika Serikat, forex, options dan ETF, IB juga menawarkan saham-saham global bahkan yang termasuk kategori pink stock. IB berdiri sejak tahun 1977 dengan kantor pusat di Greenwich, negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. Ada banyak hedge funds manager dan trader profesional di seluruh dunia (termasuk Indonesia), menggunakan IB yang dalam beberapa tahun terakhir ini sering memperoleh penghargaan sebagai broker terbaik.

Baca juga: Tutorial Lengkap Beli Saham dan Produk ETF Lewat eToro

Apa yang paling dikenal dalam pelayanan IB? Penawaran biaya trading yang begitu rendah dengan perhitungan istimewa. Yap, IB memang tidak mempedulikan berapapun harga saham, karena komisi dihitung sebagai bagian dari saham itu sendiri dengan ketentuan batas atas dan batas bawah. Jika Anda memiliki modal besar, tentu pelayanan IB akan tampak murah. Namun menjadi mahal kalau Anda modal pas-pasan sehingga tetap membayar biaya manajemen.

IB menetapkan biaya komisi per saham adalah US$0,0025. Kemudian untuk ukuran perdagangan minimal adalah US$1 per transaksi dengan batas maksimalnya adalah 1% dari total keseluruhan nilai transaksi (biaya termahal untuk membeli saham berharga rendah adalah 1%). Lantaran adanya perbedaan harga di saham-saham Amerika, maka bisa dibilang modal yang dikeluarkan trader kecil cukup besar.

Contohnya seperti saham Berkshire Hathaway yang per lembar sahamnya menembus US$290 ribu, Anda bisa mengabaikan komisi IB. Namun jika Anda membeli saham-saham murah dengan harga satu digit, komisi bakal makin tinggi. Belum lagi diharuskan mempunyai 200 lembar saham dalam setiap transaksi, atau tidak Anda bakal dikenai biaya komisi minimum. Sehingga dalam kata lain, sekali trading di IB harus menyisihkan uang US$2.000-20.000.

Lantaran berbagai fakta di atas, IB akhirnya menjadi broker kesayangan para investor bermodal besar. Di mana semakin banyak uang didapat, biaya perdagangannya juga makin murah. Lepas dari berbagai keuntungan itu, ada beberapa kekurangan dari IB seperti kewajiban deposit minimal US$10 ribu. Bagaimana jika tidak mencapai batas deposit minimal? Anda harus wajib membayar biaya US$10 per bulan. Bahkan jika deposit kurang dari US$2.000, beban biaya bulanan jadi US$20.

Belum lagi dalam proses pembukaan akun ada banyak sekali syarat administratifnya. Seperti wajib menyetorkan informasi paspor, SIM, tagihan listrik hingga kartu kredit. Namun dengan proses eksekusi pencairan dana yang sangat cepat, IB masihlah menjadi salah satu broker terbaik di dunia.

4. Thinkorswim (by TD Ameritrade)

TD Ameritrade

Tak hanya dikenal sebagai pialang, Thinkorswim (by TD Ameritrade) ini juga memberikan edukasi perihal investasi. Berpusat di New York dengan beberapa cabang di Chicago, Draper dan Palo Alto, perusahaan yang dulunya bernama Telescan, Inc ini sudah berdiri pada tahun 1983. TD Ameritrade menawarkan platform trading dengan nama Thinkorswim (TOS). Di kalangan trader, software TOS ini memang sangat lengkap dalam hal analisa teknikal.

TOS menawarkan beberapa instrumen investasi seperti saham, forex, kontrak opsi saham dan kontrak berjangka. Hingga saat ini, TOS ada di posisi ketiga sebagai broker online dunia. Sama seperti IB, TOS juga sudah terdaftar di NASDAQ dengan kode AMTD. Dibandingkan broker lain, biaya komisi yang ditetapkan oleh TOS memang lebih mahal.

Contohnya untuk saham dan ETF, biaya komisi yang dibebankan TOS kepada trader adalah US$6,95. Jika melakukan pembelian dan penjualan, komisi meningkat jadi US$13,9. Sementara untuk investor normal, akan ada biaya US$3.000 dalam satu transaksi. Jika Anda ingin mengontrol risiko kerugian kurang dari 0,1%, wajib melakukan trading sebesar US$13.900 dalam satu transaksi.

Hingga sejauh ini TD Ameritrade bisa menjadi broker raksasa karena beberapa alasan. Salah satunya ialah desain antarmuka pada platform TOS yang nyaman, terutama dalam trading kontrak berjangka. Karena memang mayoritas trader yang bergabung di TOS adalah melakukan investasi pada kontrak berjangka. Tidak jauh beda dari IB, semakin besar nominal trading, maka biaya yang dibebankan TOS akan makin kecil.

5. Infinity Futures

Infinity Futures

Infinity Futures adalah perusahaan pialang independen yang berpusat di Chicago, negara bagian Illinois, Amerika Serikat. Berdiri sejak tahun 1995, Infinity Futures hanya menawarkan produk investasi kontrak berjangka dan kontrak opsi saham saja. Untuk Anda yang berminat jadi trader kontrak berjangka, Infinity Futures memiliki platform trading khusus bernama Infinity AT.

Keunggulan utama dari InfinityAT adalah platform trading yang relatif stabil dan berkecepatan tinggi. Dibandingkan broker lainnya, Infinity Futures memasang komisi cukup rendah dengan besaran leverage fleksibel, sehingga sangat cocok bagi trader-trader pemula. Bahkan berkat adanya webinar yang digelar setiap minggu dan layanan pelanggan melalui telepon, siapapun bisa melakukan trading di Infinity Futures, sekalipun baru berkecimpung di dunia investasi.

Baca juga: Investasi Saham Cocok Untuk Kalangan Muda Seperti Sekarang

Sejak berdiri 25 tahun silam, Infinity Futures memang sudah memberikan akses ke pasar derivatif terhadap pelanggan di seluruh dunia. Lewat serangkaian program yang disesuaikan terhadap kebutuhan masing-masing trader, Infinity Futures yang sudah terdaftar di NFA dan CFTC ini memang memiliki regulasi resmi yang profesional.

Kesimpulan

Melihat kelima broker investasi yang sudah dibahas, tentu masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri. Dengan layanan yang berbeda, Anda tentu bisa menentukan mana yang terbaik sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Jangan sampai karena ingin bergabung di broker populer, Anda sampai harus berhutang untuk sekadar tambahan modal deposito awal. Apalagi kalau Anda seorang trader pemula, pilihlah broker yang memberikan penawaran edukatif terbaik dan terpercaya. Jadi, yuk investasi sekarang!

Tinggalkan komentar